
1. Cara menggunakan velcro dan ritsleting
Velcro dan Zip keduanya merupakan penutupan umum untuk rompi pengaman. Velcro biasanya mengharuskan pemakainya untuk menyatukan keduanya secara langsung, sementara zip membutuhkan pemakainya untuk menggeser batang zip ke atas atau ke bawah di sepanjang gigi rantai zip untuk membuka atau menutup zip.
2. Prinsip Struktural Velcro dan Zip
Velcro biasanya terdiri dari dua bagian utama, yaitu velor dan kait. Beludru dan rambut yang terpikat dapat saling terkait satu sama lain untuk membentuk struktur yang kuat ketika terikat. Zip biasanya terdiri dari dua bagian utama, gigi dan slider. Ketika slider bergerak di sepanjang gigi rantai zip, celah antara gigi dan slider diisi, membentuk struktur yang dapat ditutup dengan kuat.
3. Pengaruh material pada ketegasan
Ketegasan velcro dan ritsleting juga dipengaruhi oleh bahan yang berbeda. Velcro biasanya terbuat dari nilon, serat sintetis, dll., Di mana rambut yang lebih keras dapat diikat lebih baik dan tetap stabil. Ritsleting biasanya terbuat dari plastik atau logam, di mana ritsleting logam memiliki ketahanan abrasi yang lebih tinggi dan ketegasan.
4. Penilaian komprehensif tingkat ketegasan
Meskipun Velcro terdengar nyaman, setelah periode waktu tertentu, bulu panjang mudah dideformasi dan kehilangan adhesi, sehingga mempengaruhi efek penyegelan. Ritsleting, di sisi lain, lebih dapat diandalkan daripada Velcro dan dapat melindungi item dengan lebih baik dari gangguan eksternal. Oleh karena itu, dalam hal persyaratan tinggi untuk ketegasan, disarankan untuk menggunakan ritsleting.
Staneex Safety Vest menggunakan penutupan zip untuk memperpanjang umur rompi, dan zip berkualitas tinggi tidak mudah jatuh atau cacat.





